SPKLU Tembus 5.000 Unit, Isi Daya Mobil Listrik Makin Mudah
Jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia terus bertambah. PLN mencatat lebih dari 5.000 unit SPKLU sudah beroperasi, dan pemakaian listriknya pada paruh pertama 2026 bahkan sudah melampaui total sepanjang 2025.
SPKLU ke-5.000 diresmikan di Tanjung Priok
Pada 20 Mei 2026, PLN meresmikan SPKLU ke-5.000 di SPKLU Center Tanjung Priok, Jakarta Utara. Lokasi ini menyediakan 2 unit ultra fast charging 200 kW, 6 unit 120 kW, 1 unit medium charging 22 kW, pengisian untuk motor listrik, serta stasiun tukar baterai. Konektor yang tersedia adalah CCS2 dan AC, sehingga pengguna bisa memilih jenis pengisian sesuai kebutuhan.
Pemakaian naik, jaringan terus diperluas
Hingga Juni 2026, konsumsi listrik di SPKLU mencapai 62,4 juta kWh, sudah lebih tinggi dari seluruh 2025 yang tercatat 48,5 juta kWh. Jumlah mesin bertambah 361 unit dibanding akhir 2025. Kenaikan ini sejalan dengan penjualan kendaraan listrik yang terus tumbuh. PLN juga menggandeng pemilik mal, apartemen, rest area tol, dan operator swasta untuk membangun serta mengoperasikan SPKLU, dengan target puluhan ribu unit pada 2030.
Manfaat EV charger bagi pengguna
- Biaya per kilometer lebih hemat dibanding bahan bakar minyak, terutama bila mengisi di rumah atau di luar jam sibuk.
- Pilihan kecepatan pengisian: AC untuk pengisian santai di rumah, kantor, atau hotel; DC fast charging untuk perjalanan jauh.
- Lebih ramah lingkungan: tidak ada emisi gas buang saat berkendara, sehingga udara kota lebih bersih.
- Pantau dari ponsel: lokasi, status charger, dan progres pengisian bisa dilihat lewat aplikasi.
- Peluang bisnis bagi pemilik lokasi seperti kafe, hotel, perkantoran, dan perumahan yang memasang charger untuk pelanggan atau karyawan.
Tips mengisi daya dengan benar
- Pastikan tipe konektor kendaraan sesuai (misalnya Type 2 untuk AC atau CCS2 untuk DC).
- Colokkan kabel ke kendaraan lebih dulu, baru mulai sesi pengisian dari aplikasi.
- Untuk perawatan baterai, isi hingga sekitar 80% untuk pemakaian harian dan gunakan pengisian cepat seperlunya.
- Untuk charger di rumah, sesuaikan arus charger dengan daya listrik terpasang agar MCB tidak turun.
- Pindahkan kendaraan setelah selesai agar charger bisa dipakai pengguna lain.
Bersama Stroomin
Stroomin membantu pengguna menemukan charger, memulai dan menghentikan pengisian, serta memantau pemakaian energi dari aplikasi. Untuk pemilik lokasi dan perusahaan, Stroomin menyediakan dashboard untuk mengelola charger berbasis OCPP, tarif, dan laporan dalam satu tempat.